Salut! Bocah SD ini Minta Maaf lewat Surat Setelah Sepedanya Menggores Mobil Orang Lain


Kejujuran adalah sesuatu yang sangat berharga. Karena untuk melakukannya dibutuhkan suatu pengorbanan yang tidak mudah. Terkadang kita terhimpit suatu keadaan yang membuat kita harus berbohong, karena jika kita jujur, maka kita akan menerima sebuah resiko yang merugikan kita. Tentu sikap ini sangatlah tidak benar, karena dusta adalah sebuah perbuatan tercela.

Mungkin memang benar, jika seseorang makin dewasa maka kejujurannya dalam berkata dan bertindak makin pudar. Karena semakin dewasa, kita jadi lebih banyak berpikir dahulu sebelum berkata dan bertindak, namun terkadang pemikiran kita egois sehingga membuat kita berbohong, karena jika kita jujur maka akan merugikan kita(disaat tertentu). Berbeda dengan anak kecil yang polos dan sederhana. Tidak terlalu banyak berpikir dan juga belum pintar bermain kata untuk berbohong, sehingga berbicara pun apa adanya.

Seperti berita yang viral baru-baru ini, tentang kejujuran seorang bocah SD yang meminta maaf melalui surat kecil atau memo karena secara tidak sengaja ia menggores mobil orang lain saat ia bersepeda. Cerita ini dibagikan melalui akun Instagram @infocegatan_jogja.

Bocah tersebut bernama Zhafran. Awal kisahnya, ia menangis meminta maaf kepada Ibunya karena secara tidak sengaja ia telah menggores mobil orang lain yang diparkir di pinggir jalan. Namun Ibu-nya menyarankan Zhafran untuk meminta maaf secara langsung kepada pemilik mobil. Bolak-balik Zhafran mencari pemilik mobil tersebut, namun tidak ketemu juga. Hingga akhirnya, ia disarankan ibunya untuk membuat memo untuk si pemilik mobil. Ia menulis memo tersebut dengan bahasanya sendiri. Isinya seperti dibawah ini:

Maaf ya pak Mobil bapak tergores saat saya terjatuh dari sepedah Ini no hp bunda saya : 081383243xxx Zhafran
Kemudian surat tersebut ia selipkan kedalam kaca mobil tersebut.

Sikap Zhafran ini patut kita banggakan. Karena diusianya yang masih 6th, ia berani untuk meminta maaf dan mau bertanggungjawab atas kesalahannya, walaupun ia lakukan secara tidak sengaja.

Semoga akan ada Zhafran-Zhafran lainnya. Salut!
Previous
This is the oldest page
Thanks for your comment